Komisi Liturgi Keuskupan Surabaya & Tim Media KGR

Hari Minggu Biasa XXVIII

11 Oktober 2026

Antifon Pembuka

Umat berdiri
Mzm. 130:3-4

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan? Tetapi, Engkau suka mengampuni, ya Allah Israel.

Pengantar

Kerajaan Allah digambarkan seperti pesta meriah yang penuh damai sejahtera dan penuh kegembiraan dan persaudaraan. Setiap orang diundang ikut serta dalam hidup bahagia dalam Kerajaan-Nya. namun tidak semua menanggapi undangan Allah dan tenggelam dalam urusan pribadi. Sekalipun begitu, Allah tetap setia mengundang siapa pun untuk bergabung dalam pesta-Nya. Kita diundang untuk hidup seturut dengan kehendak-Nya karena Dia akan mengusir orang yang tidak layak bergabung dalam pesta-Nya.

Doa Kolekta

Marilah kita berdoa: (hening)
Ya Allah, Engkau telah mengundang kami untuk ikut serta dalam perjamuan kudus-Mu, baik yang di dunia ini mapun kelak di surga. Semoga kami menanggapi undangan-Mu itu dengan gembira seraya mempersiapkan diri agar pantas menerima anugerah-Mu yang agung itu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

Bacaan Pertama

Umat duduk

Bacaan dari Kitab Yesaya (25:6-10a)

Tuhan akan menghidangkan suatu jamuan, dan menghapus air mata dari wajah semua orang.

Di Gunung Sion Tuhan semesta alam akan menghidangkan bagi segala bangsa suatu jamuan dengan masakan mewah, suatu jamuan dengan anggur yang tua benar, suatu jamuan dengan lemak dan sumsum dan dengan anggur tua yang disaring endapannya. Di atas gunung ini Tuhan akan mengoyakkan kain kabung yang diselubungkan kepada segala suku dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa. Tuhan Allah akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Ia akan menghapus air mata dari wajah semua orang. Aib umat-Nya akan Ia jauhkan dari seluruh bumi, sebab Tuhan telah mengatakannya. Pada waktu itu orang akan berkata, "Sesungguhnya, Inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan supaya menyelamatkan kita. Inilah Tuhan yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karena keselamatan yang diadakan-Nya!" Sebab tangan Tuhan akan melindungi gunung ini. Demikianlah Sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Reff: Aku akan tinggal di rumah Tuhan sepanjang usia hidupku.
Mazmur: (oleh pemazmur)

  1. Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan. Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau. Ia membimbing aku ke air yang tenang, dan menyegarkan daku.
  2. Ia menuntun aku di jalan yang lurus, demi nama-Nya yang kudus. Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku. Tongkat gembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.
  3. Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan segala lawanku. Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah.
  4. Kerelaan dan kemurahan-Mu mengiringi aku seumur hidupku. Aku akan diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Bacaan Kedua

Umat duduk

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi (4:12-14, 19-20)

Segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Saudara-saudara, aku tahu apa itu kekurangan, dan aku pun tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. Namun baik juga perbuatanmu bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku. Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin. Demikianlah Sabda Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil

Umat berdiri

Reff: Alleluya, Alleluya, Alleluya
Bapa Tuhan kita Yesus Kristus kiranya menerangi mata hatimu, agar kamu mengerti pengharapan apa yang terkandung dalam panggilan kita.
Alleluya, Alleluya, Alleluya

Bacaan Injil

Umat berdiri

INILAH INJIL SUCI MENURUT Matius (22:1-14)
Dimuliakanlah Tuhan.

Undanglah setiap orang yang kamu jumpai ke pesta nikah ini.

Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi dengan memakai perumpamaan. Kata-Nya, "Hal Kerajaan Surga seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang tidak mau datang. Raja itu menyuruh lagi hamba-hamba lain dengan pesan; 'Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih. Semuanya telah tersedia. Datanglah ke perjamuan kawin ini.' Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya. Ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksa dan membunuhnya. Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka. Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: 'Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu. Sebab itu, pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.' Lalu pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu. Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan para tamu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya, 'Hai Saudara, bagaimana Saudara masuk kemari tanpa mengenakan pakaian pesta?' Tetapi orang itu diam saja. Lalu raja itu berkata kepada hamba-hambanya, 'Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap; disanalah akan terdapat ratapan dan kertak gigi.' Sebab banyak yang dipanggil tetapi sedikitlah yang dipilih." Demikianlah Sabda Tuhan.
Terpujilah Kristus.

Doa Umat

Umat berdiri

Kita semua diundang mengikuti Perjamuan Tuhan. Sebagai sahabat-sahabat-Nya kita diperkenankan mengetuk pintu hati-Nya dan berdoa kepada Allah Bapa kita.
Bagi Gereja Kristus. Semoga Allah Bapa Mahakasih menuntun Gereja agar tak henti-hentinya mengundang semua orang mengikuti perjamuan Tuhan. Marilah kita mohon.
Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Bagi para bapak dan ibu. Semoga Allah Bapa Mahabijaksana membimbing para bapak dan ibu dalam setiap langkah hidup mereka sehingga mereka tekun mengusahakan rumah tangga yang membahagiakan seluruh keluarga dan tidak terbawa oleh arus nafsu akan kemewahan material di tengah dunia modern ini. Marilah kita mohon.
Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Bagi kaum papa. Semoga kemurahan hati Allah yang mengalir dalam kebaikan hati umat-Nya memberikan kesempatan bagi kaum papa untuk dapat mengikuti perjamuan Tuhan. Marilah kita mohon.
Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Bagi kita semua di sini. Semoga Allah Bapa memperkenankan kami memperluas lingkup perayaan ini dengan mengajak bersahabat dan makan bersama sesama kita. Marilah kita mohon.
Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kekal, dengarkanlah doa kami yang berkumpul di sekitar altar ini untuk mendengarkan sabda dan menerima rezeki dari pada-Mu. Kabulkanlah doa kami dan jadikanlah kami tanda cinta kasih-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.

Doa Atas Persembahan

Umat berdiri

Allah Bapa kami, perkenankanlah kami mempersembahkan diri kepada-Mu dalam rupa roti dan anggur ini. Semoga kami tekun berhimpun sebagai putra dan putri kesayangan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Amin.

Antifon Komuni

1 Yoh. 3:2

Apabila Kristus dinyatakan, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Doa Sesudah Komuni

Umat berdiri

Marilah kita berdoa: (hening)
Allah Yang Mahaagung, dengan rendah hati kami mohon agar sebagimana Engkau menyegarkan kami dengan santapan kudus ini, demikian pula semoga kami diperkenankan mengambil bagian dalam kodrat Ilahi Kristus, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
Amin.